- Nahrul Pintoko Aji S.Pd.,M.A. publish : 2026-04-28 00:34:31
2 bulan lalu
Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat dan Sertifikasi DPL Kukerta UIN SMH Banten 2026 Digelar Secara Hybrid
Serang — UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Metodologi Pemberdayaan Masyarakat (Par) dan Sertifikasi DPL Kukerta (Hybrid System) pada 27–28 April 2026 di Serang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dosen pembimbing lapangan (DPL) dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
Acara secara resmi dibuka oleh Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Muhammad Ishom. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran strategis DPL dalam memastikan program Kukerta tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
Sementara itu, sambutan pengantar disampaikan oleh Ketua LP2M UIN SMH Banten, Prof. Mufti Ali. Ia menegaskan bahwa penguatan metodologi pemberdayaan menjadi kunci keberhasilan program pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan (PkMPP) LP2M ini menghadirkan narasumber utama, Dr. H. Aep Kusnawan. Pada hari pertama, 27 April 2026, peserta mendapatkan pemaparan materi secara intensif terkait konsep, strategi, dan pendekatan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam konteks Kukerta.
Memasuki hari kedua, 28 April 2026, kegiatan dilanjutkan dengan workshop lapangan di Desa Kadubungbang, Kecamatan Cimanuk. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya berdiskusi, tetapi juga langsung mempraktikkan pendekatan pemberdayaan di lokasi pengabdian. Workshop lapangan tersebut didampingi langsung oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Perdesaan LP2M UIN SMH Banten, sehingga peserta mendapatkan bimbingan teknis secara langsung di lapangan.
Mengusung tema “Bersinergi Membangun Desa, Menebar Dampak dari Kampus”, kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan metode luring di kampus UIN SMH Banten Serang dan daring melalui Zoom Meeting. Model ini memungkinkan partisipasi yang lebih luas sekaligus tetap menjaga efektivitas pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para DPL Kukerta memiliki kompetensi yang lebih matang dalam merancang, mendampingi, dan mengevaluasi program pengabdian, sehingga kehadiran kampus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.